| BERANDA | TENTANG KAMI | SIT / AKADEMIK | JAMINAN MUTU | ALUMNI | FORUM DISKUSI | KONTAK KAMI |

lustrum
kas
tkda
PAPs
jurnal
neuropsychology
Buku
Magister Psikologi
Magister Profesi Psikologi
Doktor Psikologi
Tracer Study
UKP UGM
SIAP UGM
CICP
paud
cpmh
Program Sarjana S-1

A. Kompetensi Lulusan dan Beban Kuliah

PSIKOLOGI adalah ilmu yang mempelajari perilaku, baik yang tampak maupun yang tidak tampak, yang merupakan manifestasi adanya kejiwaan pada manusia. Unit analisisnya adalah perilaku manusia, baik level individu dan kelompok.

Hukum-hukum perilaku dasar manusia yaitu dilihat dari:
a. Perspektif perkembangan manusia (dari pra natal sampai usia lanjut),
b. Macam interaksi sosial yang dijalin (baik intrapersonal dan interpersonal), dan
c. Komposisi manusia (fisik, mental, dan spiritual) digunakan sebagai landasan dalam menjelaskan peristiwa yang terjadi di dunia sekolah, organisasi, industri, kilinis, dan kemasyarakatan.

Setelah mengikuti pendidikan Sarjana (S1) di Fakultas Psikologi, maka lulusan S1 memiliki kompetensi sebagai berikut:

1. memahami pengetahuan dasar psikologi
2. menguasai teknik pengamatan
3. mampu menggunakan alat pengukuran psikologi
4. peka terhadap permasalahan bio-psiko-sosial dalam konteks Indonesia
5. mampu melakukan penelitian
6. menghayati kode etik keilmuan dan penelitian

 

Kurikulum yang saat ini sedang berlaku adalah ‘kurikulum 2001'. Untuk menjadi Sarjana Psikologi, mahasiswa harus lulus minimal 144 SKS yang terdiri dari:
1. Enam puluh sembilan (69) SKS mata kuliah wajib (kurikulum inti). .
2. Sepuluh (10) SKS mata kuliah wajib institusional
3. Enam puluh lima (65) SKS mata kuliah pilihan yang dapat dipilih dari 137 mata kuliah institusional.


B. Penawaran dan Prospek Kerja

Masyarakat pengguna lulusan Sarjana Psikologi dari tahun ke tahun menunjukkan peningkatan jumlah. Pada tahun 2003, ada 100 instansi yang membutuhkan jasa Psikologi. Beberapa instansi tersebut adalah:

1. Pertamina
2. PT Telkom
3. PT Gramedia Group
4. PT Astra Internasional
5. PT Unilever Indonessia, Tbk
6. PT Panasonic Gobel
7. PT Cocacola Amatil Indonesia
8. LG Electronic
9. PT Indoffod Sukses Makmur
10. PT Pelabuhan Indonesia
11. PT Angkasa Pura II
12. Perum Peruri
13. PMA : Komatsu, Freeport, Schlumberger, BAT
14. Luar Negeri : Trango Mineral Oil Malaysia
15. Bank : Mandiri, Niaga, BCA, BNI, Citibank
16. Lembaga Pemerintah, TNI, dan POLRI
17. Lembaga Perguruan Tinggi
18. Rumah Sakit Umum & Rumah Sakit Swasta
19. Media Massa
20. dll

Jumlah penawaran kerja yang cukup banyak ini menunjukkan bahwa lulusan Psikologi UGM diminati oleh masyarakat dengan prospek kerja yang baik di berbagai bidang.

 

Sampai dengan Maret 2004, jumlah alumni S1 Fakultas Psikologi UGM sebanyak 2604. Alumni tersebut tersebar di berbagai kota di Indonesia dan bekerja diberbagai bidang di:
1. Rumah Sakit
2. Dinas Psikologi TNI dan POLRI
3. Perguruan TInggi (sebagai dosen) dan di sekolah (sebagai guru).
4. Lembaga Swadaya Masyarakat
5. BUMN, BUMD
6. Instansi pemerintah
7. Berbagai perusahaan nasional dan multinasional
8. Sektor swasta/ Wirausaha


C. Jalur Penerimaan Mahasiswa Baru

Untuk menjadi mahasiswa S1 Fakultas Psikologi UGM, lulusan SMU semua jurusan dapat mengikuti semua prosedur seleksi masuk. Sejak 2004 seleksi masuk ke UGM melalui:
1. Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB)
2. Ujian Masuk UGM (UM-UGM) melalui jalur:
a. Ujian tulis
b. Penelusuran Bibit Unggul Pembangunan Daerah (PBUPD)
c. Penelusuran Bibit Unggul Berprestasi (BPUPB)
d. Penelusuran Bibit Unggul Tidak Mampu (BPUTM)

Sekalipun tidak menjadi syarat mutlak, namum cakon mahasiswa yang memiliki keunggulan dalam bidang matematika dan Bahasa Inggris cenderung lebih mudah mengikuti perkuliahan di Fakultas Psikologi UGM.

D. Kegiatan Pembelajaran

Proses pembelajaran dilakukan baik di dalam kelas, praktikum di laboratorium, maupun pengamatan di masyarakat. Selain teori-teori yang diajarkan, mahasiswa juga distimulasi dengan permasalahan-permasalahan yang berkembang di masyarakat. Diharapkan mahasiswa mampu memahami konsep-konsep dan sekaligus aplikasi teori untuk memahami permasalahan dan solusi permasalahan yang berkembang di masyarakat.

Upaya untuk meningkatkan ketrampilan mahasiswa dalam memahami teori dan konsep perilaku, maka disediakan laboratorium praktikum yaitu:
1. Laboratorium Psikodiagnostika
2. Laboratorium Pskologi Faal
3. Laboratorium Psikologi Eksperimen

Dua Laboratorium Psikologi Eksperimen sekarang ini dilengkapi dengan alat-alat praktikum aparatus yang berbasis digital.

Pengembangan Laboratorium Psikodiagnostika sedang dalam penataan fisik yaitu sebagai laboratorium yang dapat digunakan untuk praktikum pengamatan dan melakukan testing dengan menggunakan terknologi modern.


E. Penelitian Mahasiswa dan Dosen

Dalam kurun waktu 13 tahun terakhir ini, mahasiswa Fakultas Psikologi UGM mempunyai tradisi mengukir prestasi di lomba karya ilmiah yang berbasis penelitian di tingkat nasional.

Prestasi yang sangat menggembirakan ini tidak lepas dari suasana yang kondusif di fakultas bagi terciptanya iklim penelitian mahasiswa. Sejak tahun 2002 secara resmi fakultas membuat kebijakan untuk mengikutsertakan mahasiswa dalam penelitian dosen.

 

Sebagian dosen melakukan penelitian dengan melibatkan mahasiswa setiap tahun dengan berbagai sumber dana, baik dana dari fakultas, universitas, Dikti, maupun dari lembaga donor internasional lainnya.


F. Pengabdian pada Masyarakat

Kegiatan pengabdian pada masyarakat dilakukan lebih berfokus pada pelayanan jasa Psikologi. Kegiatan ini dilakukan baik bersifat individual maupun institusional. Permintaan baik secara individual maupun institusional sangat tinggi dari masyarakat, menunjukkan sangat pentingnya peran jasa Psikologi.

Jasa psikologi dalam bentuk konseling individu dan kelompok telah dilatihkan kepada guru dan tokoh masyarakat untuk menangani korban konflik bagi para pengungsi di Nusa Tenggara Timur dan Kalimantan Selatan melalui kerjasama dengan Departemen Pendidikan Nasional.

Situasi krisis seperti dalam tragedi bis di Situbondo, Oktober 2003 yang menewaskan 51 siswa, 2 guru, 1 pemandu wisata SMA Yapemda Sleman, Yogyakarta; Fakultas Psikologi menurunkan
lebih dari 70 mahasiswa dan 5 orang staf pengajar untuk terlibat dalam membantu keluarga korban dengan memberikan pendampingan psikologis.

Fakultas Psikologi UGM juga mempunyai wadah resmi sebagai sarana pengabdian pada masyarakat dalam bentuk jasa konsultasi psikologis. Jasa konsultasi psikologis tersebut dikelola oleh Unit Konsultasi Psikologis (UKP).

 

Berbagai instansi pemerintah daerah, BUMN, dan perusahaan swasta nasional dan multinasional mengenyam jasa psikologis untuk menyelenggarakan rekruitmen untuk seleksi dan promosi, asesmen psikologis, dan berbagai pelatihan. Jasa psikologis ini dikelola oleh Lembaga Pengembangan Kualitas Manusia (LPKM)


G. Kerjasama

Kerjasama Fakultas Psikologi UGM dengan pihak lain dijalin dalam berbagai bidang yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Salah satu bentuk kerjasama dalam pendidikan dan pengajaran adalah melakukan pembinaan dengan Fakultas Psikologi Swasta yaitu selama 3 tahun, 2001 s.d 2004, Fakultas Psikologi Setya Budi Surakarta merupakan binaan Fakultas Psikologi UGM.

 

Kerjasama dalam bidang pengabdian masyarakat, khususnya dengan masyarakat industri yaitu dalam pemberian jasa psikologi dalam pemeriksaan psikologis dan asesmen untuk seleksi dan promosi. Beberapa instansi yang pernah melakukan kerja sama antara lain:
1. Pertamina,
2. PT Badak, NGL
3. Bank Indonesia
4. Bank Mandiri
5. Bank BCA
5. Pemda DIY
6. Pemda Samarinda
7. Bumiputera
8. Trans TV
8. Solo Pos
10. dll


H. Kemahasiswaan

Mahasiswa sebagai unsur civitas akademika dalam perguruan tinggi perlu didorong untuk mengembangkan dan mendewasakan dirinya agar menjadi manusia yang dapat mewujudkan masa depan bangsa dan negara lebih baik.

Mahasiswa diharapkan tidak hanya menekuni ilmu dalam bidangnya saja, tetapi juga beraktivitas dalam mengembangkan kepribadiannya agar menjadi pemimpin yang berkualitas di masa yang akan datang. Mahasiswa telah diberikan kesempatan untuk mengikuti kegiatan, baik di dalam kampus maupun di lingkungan masyarakat luar kampus. Pembinaan kemahasiswan telah dijalankan sehingga mahasiswa memiliki media untuk mengembangkan bakat dan minat serta berprestasi dalam berbagai hal.

Pembinaan organisasi kemahasiswaan didasarkan atas prinsip, organisasi dari, oleh, dan untuk mahasiswa; sehingga strategi dalam membina lebih banyak ulur tangan daripada campur tangan.

Pembinaan kegiatan kemahasiswaan mendorong mahasiswa untuk lebih menekankan kegiatan sebagai sarana academic excercises sehingga selain ketrampilan didalam memimpin dan berorganisasi juga diharapkan tercipta suasana iklim akademik dalam kegiatan kemahasiswaan. Secara operasional, organisasi kemahasiswaan sejauh mungkin sebagai pusat-pusat kajian dan pengembangan karya-karya ilmiah. Karya ilmiah berbasis penelitian yang selama ini memenangkan lomba karya ilmiah di tingkat nasional, sebagian besar berasal dari badan kegiatan kemahasiswaan.

Kegiatan kemahasiswaan juga didorong untuk melakukan kegiatan dengan fokus mencari dana. Hal ini merupakan suatu upaya dalam menanamkan nilai-nilai kewirausahaan pada mahasiswa.

 

Ada 7 organisasi kemahasiswaan di Fakultas Psikologi UGM
1. Lembaga Mahasiswa Psikologi (LMPsi)
2. Pencinta Alam Psikologi (Palapsi)
3. Psikomedia
4. Keluarga Muslim Psikologi (KMP)
5. Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMKI)
6. Keluarga Mahasiswa Katholik (KMK)
7. Rapat sebuah Teater


I. Kegiatan Akademik Penunjang

Kegiatan akademik penunjang diselenggarakan dalam rangka memperluas wawasan dosen dan mahasiswa serta sekaligus meningkatkan iklim akademik di lingkungan Fakultas Psikologi UGM. Kegiatan itu berupa

1. Kolokium : kolokium bulanan, mahasiswa, dan alumni
2. seminar dan lokakarya
3. talk show
4. pelatihan

1. Kolokium : bulanan, mahasiswa, dan alumni
Kolokium merupakan sarana diskusi ilmiah antar civitas akademika dengan format acara informal yang diselenggarakan sejak tahun 2001. Bagi civitas akademika yang berminat, langsung hadir ke acara tersebut tanpa perlu mendaftarkan diri. Pembicara pun langsung mempresentasikan materi yang disampaikan tanpa adanya acara pembukaan. Pembicara dalam acara ini adalah dosen atau mahasiswa S2 atau S3. Topik yang dibicarakan bersifat up to date sebagai kajian ilmu, pengalaman ilmiah, maupun hasil penelitian.

Kolokium bulanan diselenngarakan 4 kali dalam satu semester. Pada semester I diselenggarakan pada bulan September-Desember sedangkan pada semester II pada bulan Maret-Juni. Waktu pelaksanaan pada hari Sabtu, minggu ke-2 atau minggu ke-4 dengan lama pertemuan sebanyak 1,5 s.d 2 jam.

Sejak tahun 2001, dilakukan kolokium alumni. Kegiatan ini pada dasarnya sama dengan kolokium bulanan. Yang membedakan dengan kolokium bulanan adalah pembicara dari alumni dan diselenggakan setahun 4 kali.

Sejak tahun 2002 dilakukan kolokium mahasiswa. Yang membedakan dengan kolokium bulanan adalah pembicara dari mahasiswa, terutama mereka yang lolos ke final lomba karya ilmiah di tingkat nasional (PIMNAS) ataupun mahasiswa yang mempunyai kemampuan lebih di bidang tertentu misalnya: membuat novel, dll.

2. Pertemuan ilmiah lainnya: talk show, lokakarya, seminar, pelatihan-pelatihan
Setiap tahun dilakukan berbagai pertemuan ilmiah dalam berbagai bentuk seperti talk show, seminar, dan pelatihan-pelatihan. Ada empat penyelenggara yaitu fakultas, bagian, unit-unit yang ada di lingkungan Fakultas Psikologi maupun organisasi kemahasiswaan.

Pelatihan yang menjadi agenda rutin Fakultas Psikologi UGM adalah pelatihan analisis data kuantitatif dan statistika dengan menggunakan program SPSS di kelas komputer. Setiap tahun diselenggarakan 3-4 kali dengan peserta pelatihan dari mahasiswa S1, S2, dan S3, serta dosen dari PTN dan PTS.

Organisasi kemahasiswaan, baik LMPsi maupun BKM lainnya, secara aktif menyelenggarakan kegiatan yang bersifat ilmiah seperti seminar dan talk show. Beberapa kegiatan tersebut antara lain:
a. Seminar tentang Kiat sukses merebut peluang kerja oleh Palapsi
b. Berbagai seminar Psikologi Islami dilakukan oleh KMP
c. Isu Psikologi kontemporer oleh Psikomedia dan LMPsi

Unit Pengembangan Teknologi Belajar (UPTB) menyelenggarakan IT literacy, computer literacy bagi dosen, mahasiswa, dan karyawan.

Unit Pengembangan Karir Mahasiswa (UPKM) menyelenggarakan berbagai pelatihan seperti Success Skills untuk mahasiswa baru, TOT (training of Trainer), seminar peta karir, dan program-program dalam rangka menyiapkan mahasiswa ke dunia kerja.

Demikian halnya dengan Unit Konsultasi Psikologis (UKP) menyelenggarakan berbagai seminar maupun pelatihan.

3. Jurnal Psikologi dan Buletin Psikologi
Karya ilmiah dosen maupun mahasiswa dalam bidang penelitian maupun kajian ilmiah popular dipublikasikan dalam Jurnal Psikologi dan Buletin Psikologi. Keduanya terbit secara berkala 2 kali setahun.


J. Keterlibatan Mahasiswa dalam Proses Pembelajaran

1. Asisten praktikum
Sejak tahun akademik 2002/2003 dilakukan proses rekrutmendan seleksi asisten praktikum secara integratif. Integrasi dilakukan mengingat banyaknya matakuliah yang memerlukan asisten praktikum dan sekaligus memberikan kesempatan yang luas bagi mahasiswa yang memenuhi persyaratan untuk memperoleh pengalaman akademik dalam membimbing mahasiswa yang lebih yunior. Sebagaimana diketahui bahwa seluruh praktikum dilakukan dalam 3 laboratorium praktikum yaitu Laboratorium Psikologi Eksperimen, Laboratorium Psikologi Faal, dan Laboratorium Psikodiagnostika. Setiap semester diperlukan 80-100 asisten. Adapun persyaratan untuk mendaftarkan diri adalah
a. telah mengambil dan lulus minimal 80 sks,
b. IPK keseluruhan minimal 3,00;
c. nilai matakuliah yang bersangkutan minimal B

2. Asisten Unit Konsultasi Psikologis (UKP)
UKP mempunyai misi sebagai sarana untuk kegiatan pengabdian pada masyarakat di Fakultas Psikoogi UGM. Jasa psikologis yang didikmati oleh masyarakat, merupakan penerapan praktis prinsip-prinsip psikologis dalam menangani kasus. Hal ini merupakan salah satu ketrampilan dasar untuk mencapai kompetensi Sarjana Psikologi. Oleh karenanya, kegiatan di UKP merupakan sinergisme antara antara misi dalam pengabdian pada masyarakat dengan proses pembelajaran. Dalam implementasinya mahasiswa S1 dilibatkan sebagai asisten UKP sebagai proses pembelajaran.

3. Anggota tim jaminan mutu.
Dengan adanya program jaminan mutu di Fakultas Psikologi UGM, mahasiswa terlibat dalam perencanaan kuliah, pemantauan proses pembelajaran, dan sekaligus evaluasi. Partisipasi mahasiswa dalam proses ini memberikan dampak positif karena mahasiswa dapat memahami persoalan yang ada, memberi masukan, dan ikut serta memecahkannya. Hal ini sangat menguntungkan mahasiswa dalam proses belajar.

4. Peer advising
Dalam masa pengisian Kartu Rencana Studi (KRS), beberapa mahasiswa secara sukarela menjadi peer advising . Dalam hal ini kakak angkatan membagi pengalaman kepada adik angkatan mengenai matakuliah yang pernah ditempuh.

5. Informasi dan layanan KRS
Layanan Informasi dan pengisian Kartu Rencana Studi (KRS) dilakukan oleh mahasiswa yang tergabung dalam Lembaga Mahasiswa Psikologi (LMPsi). Tugas utamanya adalah menampung keluhan dari mahasiswa dan ikut serta memecahkan persoalan dalam pengisian KRS.

6. Anggota tim penelitian dosen-mahasiswa
Sejak tahun 2002, penelitian dosen harus melibatkan mahasiswa. Harapannya mahasiswa dapat belajar dalam proses penelitian tersebut.

7. Penjangkaan kebutuhan Semester Pendek
Sejak tahun 2001 dilaksanakan semester pendek atas permintaan mahasiswa melalui proses Hearing Dekanat-mahasiswa yang difasilitasi oleh Senat Mahasiswa Fakultas Psikologi UGM. Seiring dengan restrukturisasi organisasi kemahasiswaan di Fakultas Psikologi UGM, maka sejak tahun 2002, penjangkaan kebutuhan dilakukan oleh LMPsi.

Semester pendek dilaksanakan pada masa tenggang waktu perkuliahan antara berakhirnya semester II dengan persiapan memasuki semester I tahun berikutnya. Namun karena semes pendek bersifat fakultatif, tidak wajib, maka Fakultas Psikoogi UGM menetapkan bahwa semester pendek dapat berjalan apabila ada permintaan dari mahassiswa yang memenuhi persyaratan:
a. Maksimal yang diambil tiap mahasiswea adalah 10 SKS
b. Mata kuliah yang ditawarkan adalah mata kuliah yang tidak ada praktikumnya
c. Jumlah keseluruhan adalah 300 unit dengan perhitungan rata-rata per mata kuliah adalah 30 mahasiswa dengan 10 kelas

Dalam rangka mengetahui sejauh mana minat mahasiswa untukmengikuti semester pendek, maka LMPsi melakukan penjangkaan kebutuhan.


K. Beasiswa

Ada dua macam beasiswa yaitu
1. Beasiswa Mahasiswa Berprestasi, yang ditujukan kepada mahasiswa yang memiliki prestasi tinggi dengan IP minimal 3,25
2. Beasiswa bagi mahasiswa yang memerlukan bantuan, yang ditujukan kepada mahasiswa yang berprestasi dengan IP minimal + 2,50 tetapi kurang didukung oleh kemampuan ekonomi keluarga

Setiap tahun kurang lebih 100 mahasiswa mendapatkan beasiswa tersebut dari 20 instansi. Beberapa instansi yang memberikan beasiswa sebagai berikut:
1. Bantuan Pendidikan Depdiknas
2. UGM Peduli
3. Potmapsi UGM *)
4. TNI (AD, AL, AU)
5. Bank Sumitomo
6. Epson
7. Dompet Dhu'afa Republika
8. Sari Ayu Marta Thilar dll
*) sejak tahun 2001